“SAHABAT” memang kata yang sudah sangat populer di antara kita, sahabat artinya adalah teman, kawan atau sobat. Persahabatan artinya gambaran perilaku saling memberi dalam hubungan antar dua atau lebih orang yang saling mendukung atau bekerja sama. Ada juga yang mengartikan kalau persahabatan itu adalah kepercayaan terhadap seseorang yang menimbulkan hal-hal baik atau menyenangkan, tidak ada permusuhan. Jadi persahabatan yang benar dan sehat memang seharusnya baik, damai dan menyenangkan.
Kisah Persahabatan Terkenal
Persahabatan akan menjadi baik bila dilaksanakan dengan menganut prinsip kesetaraan dalam berhubungan, ini adalah prisnsip utama dalam persahabatan. Kesetaraan berarti menganggap pihak lain adalah setara, tanpa memperdulikan latar belakang pendidikan, latar belakang keuangan, keluarga, agama, etnis dan bahkan umur.
Banyak sekali kisah persahabatan yang terkenal di dunia ini yang sudah melegenda. Di Alkitab ada kisah persahabatan Yonathan (anak Raja Saul, raja pertama Israel) dengan Daud Si Penggembala Domba, anak Isai, rakyat biasa.
Ketika mereka menyatakan menjadi sahabat satu terhadap lainnya, Yonathan tanpa ragu-ragu melepaskan jubah panjangnya dan memberikannya kepada Daud, bersama baju perang, pedang, busur panah, dan ikat pinggangnya. Tindakan Yonathan tidak hanya memberikan barang-barang saja, tetapi dia juga memberikan perlindungan kepada Daud dari ancaman pembunuhan Saul.
Contoh lain, pemuda bernama Xie Xu dari China, adalah salah satu sosok sahabat yang patut dicontoh. Dia adalah sosok sahabat sangat baik untuk Zhang Chi yang usianya satu tahun lebih tua. Mereka bertemu dan bersekolah di SMA Daxu di kota Xuzhou, provinsi Jiangsu China Utara. Zhang Chi menderita lumpuh karena kelainan pada syaraf-syaraf penggerak kakinya. Dia sangat kesulitan untuk dapat berjalan ke sekolah atau pindah dari ruang satu ke ruang lainnya. Apalagi di tempatnya tidak ada fasilitas penunjang untuk kaum disabiitas.
Persahabatan kedua pemuda ini sangat menginspirasi karena Xie Xu adalah sosok sahabat yang rela menggendong Zhang Chi untuk berangkat dan pulang sekolah (sampai masuk masa kuliah) serta berpindah ruangan mengikuti pelajaran lainnya. Bahkan di asrama universitas, Xie Xu juga menolong pelbagai keperluan sehari-hariZhang Chi.
Kisah ini telah berjalan tiga tahun dan sangat menginspirasi mahasiswa lainnya di kampus itu. Para mahasiswa menjadi lebih rajin dalam kuliah, tak mau kalah dengan tekad Xie Xu dan Zhang Chi untuk giat belajar.
Apa Kata Alkitab?
Makna persahabatan di Alkitab dicetuskan oleh Yesus sendiri (Yohanes 15: 9 -17). Persahabatan model Yesus tidak sama dengan persahabatan model manusia. Yesus memberikan pedoman khusus arti persahabatan. Di ayat 13 Dia berkata, …tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Persahabatan harus dilandasi kasih dan mau memberikan yang terbaik (nyawa, kehidupan) bagi sahabatnya.
Yesus menyebut para murid-Nya sahabat karena memenuhi kriteria seorang sahabat, yaitu mereka telah diberitahu segala sesuatu yang telah Yesus dengar dari Bapa-Nya (ayat 15). Yesus tidak menyimpan rahasia apapun pada murid-muridnya. No secret.
Persahabatan dengan Yesus juga merupakan sebuah anugerah karena Dia-lah yang memilih murid-murid sebagai sahabat-Nya (16). Di ayat sebelumnya (14) Yesus berkata, Kamu adalah sahabatku, jikalau kamu berbuat apa yag kuperintahkan kepadamu. Ada perinntah yang harus kita jalankan.
Apa sih yang diperintahkan Yesus? Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain (17). Nah, lengkap ya kriteria menjadi sahabat (model) Yesus. Ada komunikasi yang baik, tidak ada rahasia lagi, menyenangkan hati Yesus dengan mengikuti perintah-Nya. Itulah makna menjadi sahabat Yesus. Tetapi menjadi sahabat Yesus tidak sekedar memahami maknanya, kita harus aktif melakukan sesuatu yang Tuhan suka secara berkelanjutan, dan dalam segala hal berupaya untuk berkenan kepada Yesus (Galatia 1:10).
Jadi menjadi sahabat model Yesus adalah dengan memberikan yang terbaik bagi sahabat kita berlandaskan kasih. Kalau ingin dijabarkan dalam tindakan, saling mengasihi dapat memiliki arti: saling mendoakan dan saling menguatkan (mendukung, membantu).
Ketika kita memiliki sahabat seperti itu, oh alangkah senangnya, kita bisa mempercayainya dan kita memperoleh dukungan dan bantuan yang menguatkan. Tapi… ngomong-ngomong apakah ada sahabat seperti itu? Ada, yaitu diri kita sendiri saat mau menjadi sahabat seperti itu bagi orang lain.
(Yahya Djuanda)


