Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Surabaya, merayakan Natal dengan penuh khidmat sekaligus penuh makna dan sukacita. Acara yang digelar pada hari Rabu, 8 Januari 2025 ini mengangkat tema, “Marilah Kita Pergi Ke Betlehem” yang diambil dari Lukas 2:15.

Ibadah Natal berlangsung di Bethany MCC, PTC Mall, Surabaya, dihadiri oleh para pendeta dari pelbagai denominasi, instansi pemerintahan, persekutuan gereja ARAS Nasional, serta undangan dari pelbagai organisasi masyarakat Kristen .
Firman Tuhan oleh Pdt. Ir. Andreas Rahardjo, M.Th memberikan penguatan, pembaharuan sekaligus harapan kepada para hadirin yang sebagian besar para hamba Tuhan tersebut. Melalui kotbahnya Pdt. Andreas melandaskannya dari bacaan Matius 2:1-12, yaitu tentang orang-orang Majus yang spesial dan luar biasa.

Dalam kisah perjalanan orang Majus tersebut kita bisa belajar tentang beberapa hal. Pertama, kepandaian, kekayaan dan kekuasaan tidak membuat orang bahagia atau kepuasan. Kita akan mengalami kepuasan kalau kita ketemu dengan Sang Pencipta.
“Jangan mencari kepuasan melalui pelayanan. Kita melayani dengan hati yang bersukacita, tetapi jangan sampai kita dipuaskan dalam pelayanan yang sukses, jangan puas karena gereja kita yang besar dan megah. Rasa puas hanya diperoleh di dalam Kristus,” jelas gembala Gereja Masa Depan Cerah Surabaya tersebut.
Kedua, orang yang mencari Tuhan akan menemukan Dia. Kita bukan mencari berkat tetapi mencari pribadi yang memberi berkat. Membangun hubungan dengan Tuhan untuk lebih mengenal-Nya. Jangan sampai kita melayani jemaat yang hanya menginginkan berkat-Nya saja dan bukan pribadi Tuhan Yesus.
Ketiga, tahu belum tentu mengalami, tahu belum tentu mencari. Belajar dari orang Majus yang mencari meski perjalanan itu berat dan jauh. Dengan kesungguhannya mereka menemukan Tuhan. Bukan hanya tahu tentang Tuhan, tetapi menemukan Tuhan.
Keempat, bertemu untuk menyembah. Tujuan orang hidup adalah menyembah dan menikmati Tuhan untuk selama-lamanya.
Kelima, terjadi perubahan. Setelah mengenal dan bertemu dengan Yesus, jalan hidupnya terjadi perubahan. Ada hubungan dengan Tuhan yang lebih intim.
“Begitu hebatnya orang Majus, meskipun mereka adalah raja-raja besar, tetapi mereka datang kepada Yesus untuk menyembah. Jangan sampai kita sebagai pelayan Tuhan, tetapi tindakan kita seakan-akan seperti Tuhan. Karena itu dibutuhkan kerendahan hati yang sudah diajarkan Kristus. Sebagai hamba Tuhan, mari kita mencari dan melayani bukan untuk ketenaran diri sendiri, tetapi mencari dan melayani untuk kemuliaan Tuhan,” tutup Pdt Andres di akhir kotbahnya.
Perayaan Natal ini menjadi momen spesial yang menunjukkan kasih dan perhatian Tuhan kepada semua manusia. Memasuki acara perayaan ditampilkan tarian Remo sebagai pembuka.
“Di dalam kesederhanaan Natal, yang pertama kehadiran Yesus di dalam kehidupan. Seringkali kita melihat Natal sebagai kemeriahan, kemewahan dan pesta yang luar biasa, tetapi malam Natal yang pertama begitu sangat sederhana, dan Yesus mau datang meninggalkan kemuliaan-Nya. Dia mengosongkan diri untuk menjadi manusia, Sang Penebus dan Juruselamat. Biarlah kita hanya memandang serta menaruh iman kita kepada-Nya,” kata Pdt. Yudi Santoso selaku ketua panitia.

Mewakili Walikota Surabaya, Kepala Bakesbangpol Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, SH., MH. dalam sambutannya mengatakan, dalam semangat Natal kita diajak untuk memberkuat persatuan, kerukunan, dan saling menghormati di tengah keberagaman yang ada di Kota Surabaya.
“Para pendeta yang tergabung dalam DPC API Surabaya memiliki peran penting dalam menjaga harmoni, dan kami sangat menghargai kontribusi dari bapak ibu hamba-hamba Tuhan dalam membangun karakter masyarakat yang toleran, penuh kasih dan saling menghormati,” pesannya lebih lanjut.

Sedangkan Pembimas Kristen Kemenag Jawa Timur, Dr. Luki Krispriyanto, M.Th., MMPd. Mengajak kita merespon kelahiran Tuhan Yesus di Betlehem. Mari kita merefleksikan melalui perayaan Natal ini, kita tunjukkan kesederhanaan seperti Tuhan yang sudah memberi contoh kesederhanaan bagi seluruh kehidupan kita.
Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan M. Batara Goa, ST., M.Si. dalam sambutannya mengingatkan kita semua, bahwa melalui Natal ini kiranya menginspirasi kita untuk makin bisa berkarya dalam masyarakat baik di sekitar Kota Surabaya, provinsi Jawa Timur maupun bagi Indonesia.

“Melalui Natal ini dapat mendorong kita untuk mengajak jemaatnya dan terus mendorong agar bagaimana keberadaan kita sebagai umat Kristen ini bisa berdampak buat sekeliling kita. Kesejahteraan dan kedamaian makin meningkat dan bertumbuh. Sehingga keberadaan orang Kristen dapat sungguh berdampak,” Papar Yordan.
Di akhir acara perayaan Natal DPC API Surabaya, ada pembagian beberapa dooprize melalui undian. Sungguh, kasih Tuhan melampaui segala akal, batasan dan menjangkau setiap hati yang rindu pada kasih-Nya. Turut hadir diacara Natal tersebut, Ketua PGIS, PGLII, PGPI, BAMAG Surabaya. (doc/brkt)



