Surabaya – Awal tahun yang penuh makna bagi kelompok Persekutuan Karyawan di GKI Ngagel. Mereka berkumpul untuk beribadah bersama meski hanya dengan jumlah yang kecil, namun penuh semangat dan kebersamaan.
Di pelataran Gereja GKI Ngagel, Kamis (22/1) karyawan dari koster, satpam dan supir  berkumpul untuk beribadah bersama.
Tidak banyak orang, namun semangat kebersamaan, kebersahahajaan yang sederhana untuk keberhasilan terus diadakan. Meski ditengah rintik-rintik hujan dengan angin yang kencang menerpa, tetapi semangat untuk mendengarkan Firman Tuhan terus di semarakan.
Hadir sebagai Pembicara, Pdt Em Tedjo membawakan pesan yang menyentuh hati. Suasana saling mendukung terpancar tersirat dan tersurat dari wajah para pengerja yang datang mendengarkan wejangan rohani yang membawa semangat baru.
“Zaman ini sekarang zaman yang makin gila kalau tidak banyak untuk merampok tidak puas. Makanya kita harus puas dengan apa yang Tuhan berikan jangan terlalu mencari banyak. Cukup puaskan diri kita dengan apa yang Tuhan beri,” kata pendeta senior di lingkungan GKI.
Lebih lanjut, pak Tedjo panggilan akrab di GKI Ngagel, mengatakan untuk terus bergerak melayani dan mensyukuri akan apa yang Tuhan beri.
“Untuk itu kita harus mencukupkan diri kita dengan apa yang Tuhan beri dan selalu mendukung pelayanan yang ada. Karena Melayani itu penting dalam segala aspek kehidupan,” imbuhnya.
Kotbah yang selalu dalam nada dialogis ini sangat menarik bagi yang hadir pada waktu itu. Kadang ada yang mengganguk dan ada yang disodori pertanyaan dan jawaban langsung oleh pak pendeta pada waktu itu.
Suasana pun dalam grup ini pun mencair dan memberikan semangat Serikat persaudaraan Kristus tanpa membedakan latar belakang apapun.
Pelayanan di awal tahun bersama para pengerja di GKI Ngagel ini dapat terus bergerak dan memberikan arti yang bertumbuh dan bergerak bersama dalam mewujudkan satu tubuh Kristus dinamis di sepanjang tahun 2026. (petrus-berkat)


