HomeJelajah KameraPersekutuan Doa Pagi BAMAG: Bersinergi Membangun Tubuh Kristus

Persekutuan Doa Pagi BAMAG: Bersinergi Membangun Tubuh Kristus

Sebagai Badan Musyawarah Antar Gereja, BAMAG tentu membuka diri terhadap pelbagai denominasi, termasuk juga di kalangan gereja Katolik. Karena itu persekutuan rutin bulanan doa pagi BAMAG di bulan Agustus ini diadakan di gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela yang terletak di Jalan Ngagel Madya 1, Surabaya.

Persekutuan doa yang digelar pada 6 Agustus 2024 ini dihadiri sekitar 200 orang dari pelbagai denominasi gereja yang ada di Surabaya dan sekitarnya. Menyatukan lintas gereja yang ada memang menjadi tujuan utama BAMAG Kota Surabaya yang tahun ini telah memasuki usianya ke-49.

BAMAG terus bertekad untuk bersinergi, baik dalam persekutuan, kerjasama sosial, maupun panggilan untuk malakukan misi sebagai Amanat Agung dari Sang Kepala Gereja, yaitu Tuhan Yesus Kristus.

Pdt. Sudhi Dharma saat menyampaikan Firman Tuhan

Hal itu sesuai dengan Firman Tuhan yang disampaikan Pdt. Dr. M. Sudhi Dharma melalui khotbahnya dari 1 Korintus 1:12-30. Tuhan menghendaki gereja untuk bersatu, dan itu dibutuhkan peran masing-masing gereja supaya berfungsi sebagaimana mestinya. Dibutuhkan persaudaraan gereja untuk menjadi berkat, baik di kota Surabaya, Indonesia dan bahkan dunia.

“Kita tahu bahwa kehidupan gereja saat ini banyak terjadi pergerakan yang berwujud penyelewengan. Karena itu gereja harus berada pada tempatnya. Tubuh mengikuti apa yang dikehendaki kepala. Banyak anggota tapi satu tubuh. Bukan hanya ikrar tetapi kinerja pada tujuan maksud Tuhan yang sama,” tegas pak Sudhi biasa disapa.

Lebih lanjut, pendeta yang pernah menjadi Ketua Umum BAMAG Surabaya dan BAMAG Jawa Timur ini mengajak gereja agar satu dengan yang lain saling membutuhkan, saling peduli dan melengkapi. Saling kenal, hidup satu dengan yang lain, bukan saling rebutan, merasa paling besar dan paling beriman.

Jangan sampai kemudian gereja menjadi kurang lagi menghormati Firman Tuhan dan kehilangan rasa hormat. Gereja adalah jawaban dari setiap masalah. Relationship harus gereja lakukan. Kerja sama bukan sama-sama kerja. Kerja sama dan bukan untuk berkompetisi yang akhirnya terpecah belah.

“Satu tubuh Kristus, menuntaskan Amanat Agung, sampai kesudahan zaman. Ini yang menjadi kekuatan gereja. Dunia, Indonesia, Surabaya membutuhkan peran gereja Tuhan,” pungkasnya.

Tim Angklung dari Pondok Kasih

Di tengah rangkaian acara, Tim Angklung dari Pondok Kasih ikut menyemarakkan acara melalui pujia-pujian.

Boedi Sentosa selaku Ketua Umum BAMAG Surabaya, melalui sambutan informatifnya mengajak umat gereja untuk bersama-sama memberkati warga miskin yang ada di kota Surabaya. Gerakan ini akan dimulai dari wilayah barat hingga ke seluruh kota Surabaya.

Di temui BERKAT usai acara doa pagi, Romo Novianto sebagai tuan rumah memberikan sedikit refleksi tentang pentingnya Rohaniwan Katolik dan Kristen bersinergi membangun tubuh Kristus.

Beliau mengatakan, bahwa sinergi antara rohaniwan Kristen dan Katolik dalam membangun tubuh Kristus sangat penting, terutama dalam konteks persatuan umat Kristiani dan kesaksian bersama di tengah dunia. Meskipun ada perbedaan teologis dan tradisi, ada banyak alasan mengapa kerja sama ini sangat diperlukan.

Pertama, Kesaksian Tentang Kesatuan Dalam Kristus. Meskipun berbeda denominasi, rohaniwan Kristen dan Katolik sama-sama mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Sinergi di antara para rohaniwan memberikan kesaksian kuat tentang kesatuan dalam iman kepada Kristus, sebagaimana doa Yesus agar murid-murid-Nya “menjadi satu” (Yohanes 17:21). Kesatuan ini penting untuk menginspirasi umat dan menunjukkan kepada dunia bahwa kasih Kristus melampaui perbedaan doktrinal.

Kedua, Penguatan Komunitas Kristen. Kerja sama antara rohaniwan dari pelbagai denominasi dapat memperkuat komunitas Kristen secara keseluruhan. Mereka dapat bekerja sama dalam pelayanan sosial, pendidikan, dan kegiatan rohani, yang akan membawa dampak positif bagi masyarakat luas (secara khusus di kota Surabaya) dan menunjukkan kepedulian Kristen yang lebih luas.

Ketiga, Memperluas Dampak Pelayanan. Dengan bersinergi, rohaniwan Kristen dan Katolik dapat menggabungkan sumber daya, keterampilan dan pengalaman mereka untuk menjangkau lebih banyak orang dan memenuhi kebutuhan yang lebih beragam. Ini termasuk dalam bidang pelayanan sosial, kesehatan, pendidikan, dan penginjilan, di mana kerja sama dapat membawa perubahan yang lebih signifikan.

Keempat, Mengatasi Tantangan Bersama. Dunia saat ini menghadapi banyak tantangan, seperti krisis moral, kemiskinan, konflik, dan masalah lingkungan. Sinergi antara rohaniwan dari pelbagai denominasi memungkinkan untuk bersatu dalam menghadapi isu-isu ini dengan solusi yang berdasarkan pada nilai-nilai Kristiani, memberikan jawaban yang lebih kuat dan lebih komprehensif.

Kelima, Pembelajaran dan Pertukaran Spiritual. Rohaniwan Kristen dan Katolik dapat saling belajar dan memperkaya spiritualitas satu sama lain. Misalnya, praktik-praktik devosi dalam Katolik dan fokus pada studi Alkitab dalam Protestan dapat saling melengkapi, memberikan kekayaan spiritual yang lebih luas bagi seluruh umat Kristiani.

Keenam, Mempromosikan Dialog dan Rekonsiliasi. Sinergi dalam pelayanan juga membuka jalan untuk dialog teologis yang lebih mendalam dan upaya rekonsiliasi antara kedua tradisi. Ini membantu mengurangi ketegangan historis dan membuka pintu untuk kerjasama yang lebih baik di masa depan.

Dengan bersinergi, rohaniwan Kristen dan Katolik dapat membangun tubuh Kristus secara lebih efektif, memperkuat kesaksian bersama, dan membawa dampak yang lebih besar bagi dunia. Sinergi ini tidak hanya membawa berkat bagi gereja, tetapi juga bagi masyarakat luas, yang menyaksikan kesatuan dalam kasih dan pelayanan di tengah perbedaan.

“Maka dengan adanya Persekutuan Doa BAMAG yang diadakan secara bergantian menjadi awal permulaan kebersamaan dan sinergi rohaniwan Kristen dan Katolik. Semoga kegiatan-kegiatan lain juga tumbuh untuk semakin memperkuat kebersamaan dan sinergi,” jelas Romo Novianto diakhir paparannya. (doc/brkt)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments