HomeJelajah KameraPerayaan Natal Bersama PDIP Jatim 2022, Berkomitmen Memperkuat Toleransi

Perayaan Natal Bersama PDIP Jatim 2022, Berkomitmen Memperkuat Toleransi

“Maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain” (Matius 2:12), merupakan tema yang diangkat PDI Perjuangan Jawa Timur dalam perayaan Natal tahun 2022 pada 30 Januari 2023. Perayaan Natal yang digelar di Ballroom Eighty 9, Ciputra World Surabaya itu, selain dihadiri 32 cabang DPD PDIP Jatim, termasuk anggota fraksi dan ketua DPC Jatim, juga didukung oleh ormas keagamaan, ormas Kristen, ormas kepemudaan, FKUB, serta para pendeta dari pelbagai denominasi yang tergabung dalam BAMAG Surabaya.

Hadir di acara tersebut Wakil Walikota Surabaya, Armuji serta para tokoh agama dari Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu serta Aliran Kepercayaan.

Melalui renungan di ibadah Natal, Pdt. Matulessy mengenalkan siapa Yesus itu. Proses kelahiran Yesus bukan sesuatu yang mustahil, tetapi sesuai rancangan Allah yang masuk akal. Semua rancangan hanya untuk satu tujuan, Allah harus menjadi manusia agar melalui Yesus Kristus manusia diberi jaminan hidup.

Lebih lanjut Matulessy mengatakan bahwa kita semua rekan sekerja dalam menjaga Indonesia. Seperti orang Majus yang melalui jalan lain untuk menghindari konflik. Ketika orang  Majus tahu kebenaran, mereka tidak lawan orang-orang yang tidak tahu kebenaran itu.

“Kita semua bersama-sama PDIP Jatim berjuang untuk Indonesia,” tutupnya di akhir renungan.

Sedangkan Wakil Walikota Surabaya dalam sambutan di perayaan Natal PDIP Jatim mengatakan, kalau melihat acara yang ditampilkan tadi, ini mengesankan bahwa yang berkumpul di sini adalah kaum nasionalis yang sejati.

“Kaum nasionalis akan bersatu terus untuk memperkuat negara kesatuan republik Indonesia.

Mewakili Pemerintah kota Surabaya sangat mengapresiasi, bahwa kita dipertemukan untuk saling menghargai. Ini menunjukkan bahwa PDIP bisa menyatukan kelompok yang ada,” tegas Armuji.

Mewakili Ketua DPD PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno melalui sambutannya mengatakan bahwa perayaan Natal ini sebagai upaya membangun keberagaman yang didalamnya PDIP merupakan rumah besar bagi seluruh para kaum nasionalis. Rumah besar untuk semua, yang tidak membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, etnis dan budaya.

“PDIP merupakan tempat ideal bagi siapa pun yang ingin hidup di dalamnya setara. Bukan berarti keimanannya melebur, tetapi setara,” imbuhnya.

Lebih lanjut sekretaris PDIP Jatim ini menjelaskan bahwa perayaan Natal ini sebuah kebersamaan meskipun berbeda-beda. Sesuai tema Natal ini, merupakan satu gambaran bahwa setelah mereka mendapat pengajaran Yesus, mereka kembali ketempatnya dan mengajarkan ajaran kasih sayang itu.

Tuhan memberikan kasih sayang itu kepada semua agama, dan kemudian Indonesia menguntainya kasih sayang untuk membangun masyarakat Indonesia yang sejati-jatinya itu.

“Mari kita kuatkan Jawa Timur dari para kaum radikal yang muncul. Kita harus punya daya upaya agar dapat kembali ke jalan yang benar. Agar semua memiliki kebhinnekaan,” ajaknya.

Tampil pada perayaan Natal yang dihadiri sekitar 600 orang itu, Ludruk dan Tari Remo dari Badan Kebudayaan Nasional DPD PDI Perjuangan Jatim.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments