Surabaya – Persekutuan Doa Pagi Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Surabaya kembali menunjukkan inovasi pelayanan yang menyatukan gereja-gereja dalam keberagaman. Selasa pagi (5/5/26), suasana penuh sukacita terasa sejak pujian pembuka dilantunkan.


Tim singers dan worshippers dari JKI mengawali dengan pujian dan penyembahan yang mantap, membangkitkan semangat pemujaan langsung kepada Allah. Nuansa semakin hangat ketika tim angklung GKI Ngagel memainkan dua lagu bermakna: Ku Berbahagia dan Tuhan Adalah Gembalaku. Denting angklung itu merayakan satu pesan: tetap mengandalkan Tuhan, berbuah dalam pelayanan dengan sukacita, dan setia sampai selamanya.

Pesan Firman Tuhan disampaikan Pastor Ivan Sebastian Tjahaja dari nas Matius 18 dan Bilangan 13:22. Dengan singkat dan padat, Ps. Ivan menekankan dua hal penting untuk mengembangkan dunia pelayanan bersama Bapa di Surga: Pertama, Pemberdayaan Sebagai murid Kristus, kita perlu belajar Firman Tuhan secara berkesinambungan sekaligus melakukannya dalam hidup sehari-hari. Di sinilah iman bergerak. Pelayanan Firman harus dibarengi doa dan semangat untuk saling mendorong. Kita belajar dari para pendahulu agar hikmat mereka dapat dipakai untuk masa depan.
Kedua, kita meyakini Allah yang tidak pernah terlambat memberi pertolongan. Di tengah dunia yang terus berubah, kita digerakkan untuk semakin giat belajar Kitab Suci dan berdoa mencari kehendak-Nya.
Ps. Ivan mengaitkan dengan kisah Musa mengutus Yosua ke Hebron. Di sana Yosua menaati Firman: mengunjungi makam Abraham, Ishak, Ribka, sekaligus mencari Allah di bukit Hebron. “Perjalanan pewahyuan ini wajib bergelora dan terus disampaikan dari generasi ke generasi,” tegasnya.


Momen spesial terjadi saat doa syafaat dinaikkan oleh tiga perempuan Allah: Vony dari My Home, Pdt. Florida dari GKI Ngagel, dan Dona Kastanya mewakili GPIB. Dengan antusias mereka berseru kepada Tuhan yang Maha Kuasa agar pertolongan-Nya atas gereja semakin nyata, baik secara spiritual maupun material. Mereka juga mendoakan kesejahteraan pemerintahan Kota Surabaya agar terwujud dengan baik.
Sinergi untuk Kota
Ajang dilanjutkan sambutan Ketua BAMAG Surabaya, Boedi Sentosa yang memaparkan program bantuan bagi gereja-gereja di Surabaya dari berbagai sumber yang ada. Toni Nardi juga menyampaikan pesan singkat terkait persiapan Gerakan Nasional yang akan diadakan di Wisma Retreat Imanuel, dengan Jawa Timur dan Surabaya sebagai penyelenggara.
Persekutuan Doa Pagi BAMAG sekali lagi membuktikan, ketika gereja bersatu dalam doa, pujian, dan Firman, kapasitas pelayanan bertumbuh. Dari ruang doa pagi ini, lahir generasi yang sehat, mandiri, sejahtera, dan menjadi berkat bagi kota. (petrus-berkat)


