HomeJelajah KameraGPIB Bukit Sion Rayakan HUT ke-44 Lewat Turnamen Domino Se-Regio 1 Jawa...

GPIB Bukit Sion Rayakan HUT ke-44 Lewat Turnamen Domino Se-Regio 1 Jawa Timur

SURABAYA – Dalam rangka HUT ke-44, GPIB Bukit Sion Surabaya memilih cara sederhana namun hangat untuk bersyukur bersama: menggelar Turnamen Domino GPIB Mupel Regio 1 Jawa Timur pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Bagi jemaat, turnamen ini bukan sekadar lomba. Ini adalah bentuk ucapan syukur yang diwujudkan dengan berbagi kebersamaan. “Jemaat ingin berbagi dengan bermain bersama. Melalui domino, rasa kebersamaan dan kecintaan akan sesama bisa dilakukan nyata antar satu jemaat dengan yang lain,” ujar panitia.

Domino dipilih karena menjadi salah satu olahraga favorit di kalangan kaum Bapak GPIB se-Jawa Timur. Biasanya pertandingan kecil sudah sering diadakan di lingkungan MUPEL Regio 1, baik antar kaum Bapak maupun lintas generasi dengan anak-anak.

“Tujuannya agar semua jemaat, khususnya kaum Bapak dalam Persekutuan Kaum Bapak, bisa saling berkenalan dan makin akrab satu dengan yang lainnya,” jelas Hadi Kusprapto, Ketua Panitia.

Turnamen diikuti 46 gereja dengan total 10 pasang peserta per gereja. Pertandingan dimulai dengan sistem setengah kompetisi, lalu dilanjutkan sistem gugur hingga tersisa 4 pasang finalis. Meski berlangsung penuh konsentrasi, suasana tetap hangat dan penuh canda tawa khas persaudaraan GPIB.

Hasil pertandingan:

  1. Juara 1: Dominggus & Filipus – Gereja Toraja Surabaya
  2. Juara 2: Opung Sahad & Opa Johanes – GPIB Bukit Sion Surabaya
  3. Juara 3: Erik & Hadi – GPIB Bukit Sion Surabaya
  4. Juara 4: Donny Lokunuha & Widodo – GPIB Bukit Sion Surabaya

GPIB Bukit Sion memborong juara 2, 3, dan 4.

Antusiasme peserta tinggi. Sandy, perwakilan GPIB Maranatha, berharap turnamen serupa rutin digelar.

“Saya berharap ada lebih banyak turnamen seperti ini, agar kita tidak hanya saling mengenal di dalam gereja, tetapi juga di luar gereja. Biar bisa saling menyapa sebagai satu keluarga besar GPIB,” katanya.

Di usia ke-44, GPIB Bukit Sion menunjukkan bahwa ucapan syukur bisa diwujudkan dengan cara yang sederhana, akrab, dan menyentuh: duduk bersama, bermain bersama, dan mempererat persaudaraan. (petrus-doc/berkat)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments