HomeJelajah KameraKPPM Surabaya Resmi Dilantik: Bangkitkan Soliditas, Perkuat Kebersamaan Anak Maluku di Kota...

KPPM Surabaya Resmi Dilantik: Bangkitkan Soliditas, Perkuat Kebersamaan Anak Maluku di Kota Pahlawan

Surabaya, Jumat 5 Juni 2026 – Dengan iringan tari lenso yang penuh semangat, Komite Perekat Persaudaraan Maluku (KPPM) Kota Surabaya resmi dilantik dalam sebuah acara sederhana namun sarat makna, di salah satu gedung Alun-Alun Kota Surabaya. Pelantikan ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan kebersamaan dan keberhasilan lahir dari kerja bareng dan gotong royong dalam masyarakat.

Mengusung tema “Iris di Kuku Rasa di Daging”, acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan hati dan jiwa anak-anak Maluku di Surabaya. Berbagai suku yang ada di kota ini hadir bersama, menyaksikan momen bersejarah yang meneguhkan ikatan persaudaraan.

Soliditas sebagai Fondasi

Frans Huwae, Ketua KPPM Jawa Timur, menegaskan tujuan utama pelantikan ini: membentuk solidaritas dan soliditas masyarakat Maluku di Surabaya.

“Saya sangat senang dengan acara yang dilakukan saat ini karena ini yang selalu masyarakat bilang: laeng lihat laeng, laeng sayang laeng. Keharmonisan dan kebersamaan pada akhirnya dapat terjalin dengan semua masyarakat Surabaya, begitu juga masyarakat Maluku dengan suku-suku yang ada di dalamnya,” kata Frans.

Pendapat lain disampaikan oleh Erik Komala, Anggota DPRD Jawa Timur, menilai hadirnya KPPM Surabaya sebagai penguat rasa kebangsaan dan harmonisasi. “Impresi acara ini menurut saya dapat menunjukkan semangat persatuan warga Maluku untuk tetap bergerak bersama dalam mewujudkan Surabaya Damai dan lebih baik lagi,” ujar Erik.

Senada denagn Erik, Tunjung Iswandaru, Kepala Bakesbangpol Kota Surabaya, menyampaikan harapannya agar KPPM menjadi pemantik semangat persaudaraan di Surabaya. “Nanti kita akan berdiskusi bersama terkait program-program Pemkot dengan Ketua KPPM Kota Surabaya,” lanjut Tunjung.

Raymond Lesilolo menyampaikan rencana awal pasca-pelantikan. “Langkah awal adalah konsolidasi dengan semua anggota dan semua suku yang ada di Kota Surabaya. Selanjutnya kita akan melakukan pendekatan-pendekatan dengan semua stakeholder terkait program kerja yang ada ke depan,” katanya sumringah.

Acara ditutup meriah dengan tarian tradisional katreji dan poloneis yang dibawakan seluruh warga Maluku Kota Surabaya yang hadir pada acara pelantikan tersebut. KPPM Surabaya hadir bukan hanya untuk orang Maluku, tetapi untuk memperkaya keragaman dan mempererat kebersamaan seluruh warga Kota Pahlawan. (petrus-doc/berkat)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments