HomeGereja & MisiKapal Klinik Apung Bethel: Misi Pelayanan Melalui Kesembuhan

Kapal Klinik Apung Bethel: Misi Pelayanan Melalui Kesembuhan

Kota Tanjungpinang merupakan ibukota Provinsi Kepulauan Riau. Wilayah ini terdiri dari empat Kecamatan, 18 Kelurahan, 275 Desa, dengan jumlah pendududuk sekitar 250 ribu jiwa. Kota Tanjungpinang merupakan kota yang syarat akan sejarah, budaya dan adat istiadat melayu Riau.

Dilihat dari luas wilayahnya, Kota Tanjungpinang hanyalah sebuah kota kecil dengan luas wilayah sekitar 239,5 kilometer persegi dan sebagiannya merupakan wilayah perairan laut.

Dari sisi geografis, posisi Tanjungpinang sangat strategis, disamping berdekatan dengan Kota Batam sebagai kawasan perdagangan bebas, dan Negara Singapura sebagai pusat perdagangan dunia.

Kota Tanjungpinang yang berada di Pulau Bintan ini juga terletak pada posisi silang perdagangan dan pelayaran dunia, antara Samudera Hindia dan Laut China Selatan.

Sebagian penduduk Kota Tanjungpinang merupakan penduduk kepulauan yang hidupnya bersentuhan langsung dengan karakteristik laut. Karena itu, akses melalui laut sangat dibutuhkan khususnya akses layanan kesehatan

Kebutuhan Layanan Kesehatan

Melihat kebutuhan masyarakat yang tinggal di kepulauan Riau yang terkadang mengalami kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan, Badan Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) tergerak menyediaan kapal yang difungsikan untuk layanan kesehatan.

Awalnya gagasan ini datang dari Pdt. Irwan Widjaya, Sekretaris Umum Badan Pengurus Pusat Sinode GBI yang juga pendiri dari My Home Tanjungpinang. Ketika visi ini dilontarkan, ada anak-anak Tuhan yang tergerak mendukung melalui dana. Akhirnya kerinduan untuk menjadi berkat bagi masyarakat di tempat tersebut bisa terwujud.

Peluncuran Kapal Klinik Apung, 10 Desember 2024

Pada tanggal 10 Desember 2024, peluncuran “Kapal Klinik Apung Bethel” untuk melayani masyarakat pun dilakukan. Klinik Kapal Apung atau Ambulance Boat ini difungsikan untuk membawa orang sakit dari Bintan ke Batam, atau dari Bintan ke Singapura.

Pdt. Rubin Adi Abraham

Ketua Umum Sinode GBI, Pdt Rubin Adi Abraham mengatakan, bahwa Klinik apung  Bethel ini dilengkapi dua motor, masing-masing dengan kapasitas mesin 250 PK, radar, kursi-kursi, ruangan, serta peralatan kesehatan.

“Kami berharap banyak orang bisa dilayani di bidang kesehatan tanpa memandang suku, agama dan perbedaan lainnya, sebab tujuan kami ialah untuk menebar kasih Tuhan kepada mereka yang memerlukannya,” jelasnya.

Lebih lanjut Pdt. Rubin menambahkan, Alkitab berkata: Yesus pergi dari kota ke desa untuk memberitakan kabar baik dan menyembuhkan orang sakit. Juga pelayanan Paulus dari pulau ke pulau menggunakan kapal, dan kita hari ini dalam kontek Indonesia, meluncurkan kapal misi ini disertai dengan pelayanan holistik melalui kesembuhan.

Ruang dalam Ambulance Boat

“Kiranya banyak orang dijamah Tuhan dan biarlah ini bisa menjadi model di pelbagai tempat di wilayah Indonesia, karena Indonesia adalah negara kepulauan. Motivasinya adalah menjadi berkat bagi banyak orang,” tutup Rubin. (doc/brkt)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments