HomeJelajah KameraAPI Mojokerto Dikukuhkan untuk Dampak yang Lebih Luas: Bukan Panggung Besar, Tapi...

API Mojokerto Dikukuhkan untuk Dampak yang Lebih Luas: Bukan Panggung Besar, Tapi Ketaatan Tersembunyi

Mojokerto, 27 April 2026 – Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten Mojokerto resmi mengukuhkan kepengurusan baru periode 2026-2031. Bertempat di GKT Kristus Gembala Brangkal, Mojokerto, acara pelantikan diawali dengan ibadah khidmat yang menegaskan kembali hakikat panggilan seorang hamba Tuhan.

Firman Tuhan disampaikan oleh Ps. Dr. Ir. Djoni Setiono, S.H., M.Th. dengan tema: “Menjadi hamba Tuhan yang baik, setia, bijaksana, dan memiliki tujuan panggilan surgawi untuk menerima tanggung jawab dalam perkara yang besar”.

“Bagaimana kehidupan kita itu berdampak. Panggilan kita bukan biasa-biasa saja, melainkan panggilan hidup yang bersumber dari Allah sendiri,” tegas Ps. Djoni. Ia mengingatkan bahwa pelayanan sejati tidak lahir dari panggung besar, tetapi dari ketaatan tersembunyi.

Ps. Djoni Setiono

Tujuan akhir pelayanan, lanjutnya, adalah memuliakan Kristus dan menyelesaikan panggilan Allah. Yesus menjadi teladan hamba Tuhan sejati: taat sampai mati, setia sampai akhir, dan memuliakan Bapa, bukan diri-Nya. “Kesetiaan bukan hasil kekuatan manusia, melainkan buah anugerah Allah yang bekerja melalui ketaatan. Allah tidak mengukur keberhasilan seperti dunia, tetapi kesetiaan hati. Pelayanan tanpa kekudusan akan kehilangan otoritas rohani,” ujarnya. Ia menutup dengan penegasan bahwa pelayanan adalah anugerah yang Tuhan berikan pada setiap kita.

Prosesi Pelantikan  

Pengucapan Janji Pengurus

Acara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan lagu Mars API yang menggema di ruang ibadah. Selanjutnya, prosesi dipimpin langsung oleh pengurus DPD API Jawa Timur.

Purnowo Junarso

Sekretaris API Jawa Timur, Purnowo Junarso,  membacakan Surat Keputusan pengangkatan pengurus DPC API Kabupaten Mojokerto periode 2026-2031. Setelah itu, seluruh pengurus baru mengucapkan janji pengurus API dengan penuh komitmen. Momen sakral terjadi saat Ketua DPD API Jatim menyerahkan bendera API kepada Ketua DPC API Mojokerto yang baru, Pdt. Hari Subagijo, M.Th., sebagai simbol penerimaan mandat dan tanggung jawab pelayanan.

Pdt. Hari Subagijo

Dalam sambutannya, Pdt. Hari Subagijo, mengajak seluruh hamba Tuhan untuk semakin memperkuat kesatuan dalam rumah bersama hamba-hamba Tuhan. “API adalah rumah kita bersama,” katanya.

Ia juga berkomitmen untuk bermitra dengan pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama di Mojokerto. “Mari kita bawa API untuk lebih berdampak, memberkati Mojokerto dan Indonesia,” ajaknya.

Satu terobosan menarik, bahwa DPC API Mojokerto telah lebih dulu menjalin kerja sama dengan UMKM lokal dalam pembuatan air mineral kemasan dengan logo API. Langkah ini menjadi bukti bahwa pelayanan juga menyentuh sektor ekonomi umat.

Ketua DPD API Jatim, Ps. Djoni Setiono, dalam sambutannya menegaskan peran strategis DPC. “DPD tanpa DPC tidak ada artinya. DPC sebagai motor penggerak. Tanpa kerja sama maka semua akan sia-sia,” pesannya.

Ia juga menyinggung soal kemandirian ekonomi organisasi. “Koperasi satu-satunya ada di API Malang,” ungkapnya, membuka peluang agar DPC lain termasuk Mojokerto dapat belajar dan mengembangkan kemandirian serupa.

Pelantikan ini dihadiri oleh pengurus DPD API Jatim, perwakilan FKUB Mojokerto, MUKI, Bamag, PGPI, serta pengurus lama dan pengurus baru API Mojokerto. Kehadiran lintas lembaga ini menegaskan semangat sinergi API dengan berbagai elemen, baik internal gereja maupun pemerintah dan masyarakat.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, DPC API Kabupaten Mojokerto siap menjalankan mandat sebagai motor penggerak pelayanan yang setia, berdampak, dan memuliakan Kristus di Bumi Majapahit. (doc-berkat)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments