Surabaya – Sekolah Katolik Santa Clara mengadakan Misa Ekaristi untuk merayakan Natal dan Tahun Baru 2026. Acara yang digelar Selasa (6/1/26) ini dihadiri oleh sekitar 1500 siswa, guru, dan kepala sekolah, yang berkumpul di lapangan upacara masing-masing sebelum memasuki Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Surabaya.
Dalam suasana yang khidmat dan penuh makna, anak-anak TK, SD, dan SMP Santa Clara mengikuti misa dengan antusias. RD Robertus Tri Budi Widyanto, atau Romo Udith, menjadi pembicara dalam misa tersebut, mengupas Firman Tuhan dari Yohanes 1:1-18.
Romo Udith mengajak para siswa untuk meniru teladan orang-orang Majus yang selalu mencari kebenaran dan mengikuti petunjuk Tuhan. “Peristiwa Epipani mengingatkan kita kepada orang-orang Majus yang mau mengikuti petunjuk terang dari Allah tentang kelahiran Tuhan Yesus,” katanya.
Lebih lanjut, Romo Udith menekankan pentingnya ketekunan dan kerja keras dalam mencari sang bintang Timur, yaitu Kristus. “Kita tidak boleh malas, harus bekerja keras, rajin, dan berpeluh untuk menjadi yang terbaik. Tetapi jangan lupa untuk mencari sang terang itu, Kristus, dalam kehidupan sehari-hari sebagai petunjuk dan terang bagi semua kehidupan,” tambahnya.
Kepada Majalah Berkat saat ditemui di akhir acara, Sr Catharina Resmihastuti, MC. Â menyampaikan pesan kepada orang tua dan anak-anak agar tetap mengutamakan pendidikan iman dan karakter. “Dalam tahun percepatan ini, kita harus mengutamakan pendidikan iman dan karakter agar anak menjadi bertumbuh menjadi pribadi seutuhnya,” katanya.
Kepala Sekolah Katolik SD Santa Clara tersebut juga menekankan bahwa pendidikan iman dan karakter adalah kunci untuk membentuk pribadi yang unggul dan berbudi luhur. “Dengan iman yang kuat, akan terbentuk karakter yang kuat dalam hidup anak. Dan selanjutnya, pendidikan iman dan karakter ini dapat menjadi kuat agar kedepan mereka menjadi pribadi yang unggul dan berbudi luhur,” terang Sr Catharina.
Misa Ekaristi ini diakhiri dengan sukacita dan harapan baru bagi semua yang hadir. Semoga anak-anak Santa Clara dapat menjadi pribadi yang unggul dan berbudi luhur di masa depan. (petrus-berkat)


