HomeLintas Agama & BudayaPeringatan 1 Sura 1959 Saka Jawa: Refleksi Diri dan Kesadaran Spiritual

Peringatan 1 Sura 1959 Saka Jawa: Refleksi Diri dan Kesadaran Spiritual

Peringatan 1 Sura 1959 Saka Jawa di Sanggar Sapta Darma Endrosono Surabaya digelar pada 19 Juli 2025. Acara ini dimeriahkan sekitar 300 orang dari pelbagai daerah di Surabaya dengan tema “Candra Sengkala Ambuka Indri yang Gapuraning Jagad”. Tujuan utama peringatan ini adalah untuk membersihkan diri dari hal-hal negatif dan melatih nilai-nilai wewarah sebagai jalan menuju budi luhur.

Mengawali rangkaian acara menyanyikan ‘Lagu Indonesia Raya’ dengan semangat nasionalisme. Dilanjutkan pertunjukan tari tradisional dan tari modern dengan sentuhan tradisional. Ada juga ‘Tembang Suro’ sebagai nyanyian khas untuk menyambut 1 Suro, dan ‘Puisi Suro’ sebagai refleksi diri dan spiritualitas. Tausiah dan Doa Lintas Agama sebagai wujud meningkatkan kerukunan dan toleransi antar umat beragama.

Menurut pimpinan Sanggar Endrosono, Mardikin, ajang Suroan ini sudah dilakukan selama 15 tahun sampai saat ini, dan tahun ini memiliki tujuan spesifik yaitu kami lakukan bersama masyarakat sekitar dan tokoh masyarakat dan lintas agama.

Dalam sambutannya, Kapolsek Semampir menyoroti pentingnya persatuan di tengah perbedaan, dan kiranya kerukunan dan keguyuban ini bisa terus dilanjutkan.

Peringatan 1 Sura sendiri memiliki makna mendalam bagi masyarakat Jawa, sebagai momen refleksi diri dan meningkatkan kesadaran spiritual. Tradisi ini berakar dari perpaduan budaya Jawa dan Islam, di mana Sultan Agung memprakarsai penyatuan kalender Saka dan kalender Hijriah. (petrus/brkt)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments